JSON vs CSV: Kapan Masing-Masing Salah

CSV kehilangan tipe dan tidak punya cara bersih untuk data bersarang. JSON kehilangan efisiensi kolumnar dan mudah salah untuk tabel besar.

2026-09-10 · data, json, csv, transform

CSV mengasumsikan setiap baris punya kolom yang sama, dan setiap sel adalah string. Dua asumsi itu yang membuatnya ringkas dan yang membuatnya pecah.

Yang hilang dari CSV: tipe. "007" jadi tujuh atau string. Angka dengan koma sebagai desimal atau pemisah ribuan. Boolean jadi "true", "TRUE", atau "1", tergantung siapa yang menulis.

Yang lebih berbahaya: escaping. Koma dalam nilai, kutip dalam nilai, dan baris baru dalam sel. Format CSV yang benar memakai kutip ganda dan mengubah kutip dalam nilai jadi kutip ganda. Banyak ekspor mengabaikan ini, dan hasilnya file yang terlihat benar sampai baris ke-seribu.

JSON mengatasi itu semua dengan struktur eksplisit, tapi kehilangan efisiensi. Untuk sejuta baris angka, CSV jauh lebih kecil dan bisa diproses streaming per baris.

Aturan praktis: CSV untuk tabel datar yang besar dan dibaca mesin. JSON untuk struktur bersarang, tipe yang penting, atau data yang dibaca manusia. Konversi dua arah selalu mungkin, tapi konversi JSON ke CSV harus memutuskan apa yang dilakukan pada field bersarang — biasanya dengan menggabungkannya jadi titik, dan keputusan itu hilang saat balik arah.

← Semua Knowledge